Ketinggalan Kereta di Wina.

Setelah puas mengikuti rombongan tur ke Wina dan Praha, seperti dalam tulisan sebelumnya, saatnya untuk berkelana sendiri. Dari Praha menuju Venezia, Italy menggunakan kereta api (EURAIL). Rencananya kereta tersebut akan berhenti di Wina selama 30 menit. Seorang teman yang menetap di Wina, mengusulkan untuk mengunjungi Istana Belvedere yang berdekatan dengan stasiun, dia akan menjemput dan menemani saya untuk ke sana. Setelah puas berfoto-foto-ria, saya pun bergegas kembali ke stasiun untuk melanjutkan perjalanan. Alangkah terkejutnya ketika sampai di platform ternyata kereta yang hendak membawa saya  baru saja berangkat sodara-sodarah…… Betapa ngenesnya saya menyaksikan buntut (gerbong) kereta perlahan meninggalkan stasiun. Mengejarnya pun rasanya tak mungkin *pasrah* 

Catatan Penting: Jangan pernah meremehkan waktu keberangkatan kereta, karena mostly di Eropa jadwal keberangkatan dan kedatangan sudah diatur sedemikian rupa sehingga selalu tepat waktu, tidak lebih awal maupun tidak molor barang semenit pun.

Di dalam kereta Eurail dari Praha ke Venezia.

Istana Belvedere

Lebih ngenes lagi ketika ditanyakan kepada petugas tiket bahwa tiket saya hangus dan harus membeli tiket baru. APAAAA?! *zoom in zoom out 100 kali* Setelah melalui perdebatan sengit, petugas tiket tidak berbahasa Inggris f.y.i. (penduduk Wina mayoritas menggunakan bahasa Jerman untuk bahasa sehari-hari), akhirnya saya pun membeli tiket baru untuk next train yang berangkat malam hari itu juga, itu pun hanya sampai Venice Mestre, bukan Venezia Santa Lucia seperti tiket saya yang hangus. Apa boleh buat. Sementara menunggu malam hari, saya diajak berkeliling Wina ke tempat-tempat yang belum saya kunjungi sebelumnya, seperti ke: Austrian Parliament Building, Rathaus City Hall, St. Stephen’s Cathedral, Cafe Central, Hofburg Palace, mencoba transportasi publik (tram dan kereta bawah tanah Vienna U-Bahn) dan mencicipi Wiener Schnitzel, makanan khas Wina.

Austrian Parliament Building.

Rathaus City Hall
entah kenapa fotonya burem…….

piringnya kalah gede, potato saladnya enak…..nyam…

Dessert time!

Kekenyangan……

Malam pun tiba dan karena tidak ingin ketinggalan kereta untuk yang kedua kalinya, saya pun bergegas ke stasiun kereta untuk melanjutkan perjalanan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s