TRAVE(LOVE)ING2 Yang “Gue Banget”

Trave(Love)Ing2

Semua orang pasti mengalami yang namanya jatuh cinta. Namanya juga jatuh, pasti ada lah sakitnya. Kalau gak sakit bukan jatuh namanya. Nah Trave(love)ing2 ini menceritakan kisah ke-4 orang penulis yang jatuh cinta pada travelling. Menariknya adalah ke-4nya melakukan perjalanan saat mengalami kegundah-gulanaan mengenai hubungan mereka dengan kekasih masing-masing.

Ada Roy yang bertemu seorang gadis manis berlesung pipi yang ditemui di boarding room LCCT Malaysia. Sialnya ia tak sempat menyapa dan berkenalan karena sudah harus segera naik ke dalam pesawat yang akan membawanya kembali ke Jakarta dari menonton pertandingan club bola pujaannya, Liverpool.

Ada Tirta yang berburu budget airline setahun sebelumnya demi  ke Vietnam yang konon tersohor karena kecantikan gadis-gadisnya. Meskipun pada hari H-nya, ia tetap memikirkan gadis pujaannya.

Ada juga Elysha yang mengarungi Amerika dari West Coast ke East Coast untuk mencari jawaban apakah ia sanggup menjalani LDR dengan kekasihnya saat itu, sementara ia pernah gagal dengan kekasih sebelumnya.

Kemudian ada Diar yang betapa semangatnya karena bisa jalan-jalan ke Eropa untuk pertama kalinya dengan hasil keringat sendiri di usia muda. Meskipun sesaat sebelum keberangkatannya, secara tiba-tiba mantan pacar yang pernah menemaninya selama 6 tahun muncul dan memohon diberi kesempatan untuk menjalin kasih kembali.

Buku setebal 299 halaman ini menceritakan perjalanan 4 penulis di 3 benua, Asia, Eropa, dan Amerika yang pada akhirnya dapat ditarik benang merahnya karena saling berhubungan satu sama lain. Buku ini mampu mengundang rasa penasaran saya untuk membuka lembar-demi lembar tanpa ingin berhenti sedikit pun. Bahkan saya menyelesaikannya dalam waktu 5 jam sejak membuka buku ini untuk pertama kalinya. Hal yang akhir-akhir ini jarang saya lakukan…karena kesibukan twitteran…halah

Ditulis dengan gaya berbeda, Roy dan Tirta dengan banyolannya yang membuat saya tidak berhenti tersenyum, Elysha dan Diar dengan gayanya yang “gue banget” dimana kejadian yang dialami keduanya mengingatkan pada kisah percintaan saya sendiri. Siapa yang tidak pernah pergi sejenak ketika berantem dengan pacar hayo? Semua perempuan pasti pernah melakukannya.

Trave(love)ing2 selain informatif juga menghibur. Buku ini mampu membuat saya seolah-seolah sedang menjadi salah satu tokohnya. Mengenai gimana merasa asing di negara orang, bertemu dan berkenalan dengan makhluk manis di perjalanan, hingga terpisah dari rombongan tur, saya pernah mengalami semuanya. Rasanya baru kali ada buku travelogue yang dibumbui kisah percintaan dan saya sangat menikmati buku ini.

Penasaran kaya apa? Tunggu apalagi? Segera cari di toko-toko terdekat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s