Sop (Daging) Betawi RM. Berkah, Ratu Prabu, Jakarta.

Berawal saat kami melewati jalan kecil di samping gedung Ratu Prabu, di Jalan TB. Simatupang, Jakarta. Ada saudara bilang: “Di sini ada sop daging enak loh. Penuh terus gak pernah sepi”. Sejak itu mulai deh browsing-browsing, searching-searching, foursquaring, ternyata banyak yang memberikan rekomendasi. Hidup saya semacam gak tenang ingin segera ke sana. Secara hobi makan kan ya…hahaha…

Karena baru pertama kali ke sini, maka saya harus pasang mata untuk menemukan Rumah Makan/warung ini. Begitu masuk jalan kecil samping gedung Ratu Prabu, gak berapa lama ada belokan ke kiri, kemudian ada tikungan ke kanan ke arah Jalan Jeruk Purut. Nah pas di tikungan di sebelah kiri (atau dari dalam mobil ada di depan kita persis sebelum tikungan) ada warung namanya Soto Betawi Barokah. “Ini dia nih” pikir saya. Tapipak, kok namanya Barokah? Sementara hasil browsing namanya Berkah. Nah lo.

Lanjut maju terus, tapi si warung Berkah ini gak ketemu. Okay, akhirnya puter balik untuk nyari lagi. Karena jalan ini kecil dan banyak mobil yang lewat, maka kita gak bisa seenaknya main berhenti. Setelah puter balik, si warung masih gak ketemu juga. Karena penasaran, kami puter sekali lagi, belum ketemu juga. Barokah lagi, Barokah lagi. “Emang ini kalik warungnya ya” pikir saya. Mungkin orang salah nulis, Barokah jadi berkah. Cari parkir yang susahnya minta ampun karena posisinya ada di tikungan.

Setelah duduk manis dan memesan makanan, karena masih penasaran, saya buka foursquare lagi. Posisi petanya sudah bener. “Emang bener ini kalik” Makanan pun datang…jreeeeng…loh kok soto, bukan sop? Soto Betawi yang berkuah santen dengan minyak saminnya itu? Padahal dari hasil pencarian, seharusnya sop (kuah bening). Karena sudah laper, ya sudah dimakan aja. Rasanya juga enak kok, potongan dagingnya banyak dan cukup gede-gede.

Makan, sambil tetep keukeuh buka image foursquare di venue Sop Betawi Berkah. Tuh kan bener, kuahnya bening. Mau tanya mas-mas yang melayani pesanan saya tadi, malu gak sih? Semacam kecele gitu, takut diledek…hahaha…

Tibalah saat selesai makan dan membayar memberanikan diri bertanya, “Kirain ada sop bening di sini” Semacam sambil senyum agak ditahan, si mas menjawab: “Kalau sop bening di depan” menunjuk rumah di seberang warungnya…JREEEEEEEENG.

Setelah membayar, dengan gaya sok cool jalan ke arah mobil, saya pun senyum-senyum. Dalam hati: “Ini pasti si mas tadi sedang tertawa terbahak-bahak” Gak apa-apa deh mas, saya doakan warungnya selalu BAROKAH. Karena memang mau cari sop, akhirnya saya mampir di warung Berkah yang dari tadi gak ketemu itu. Pesan 1 porsi sop daging untuk dibawa pulang, bekal makan malam…hahahaha…

Empat puluh ribu kata kasir sambil menyerahkan bungkusan sop pesanan saya. “Hah, apa? EMPAT PULUH RIBU RUPIAH” jerit saya dalam hati. Yaudahsik. Sambil menanyakan cara memanaskan sop tersebut.

Waktunya makan malam, saya pun membuka bungkusan sop untuk dipanaskan. Bungkusannya cukup besar dengan kuah yang banyak, jadi dengan menggunakan panci ukuran sedang, panci hampir penuh terisi. “Ini mah isinya air doang, mana dagingnya?” pikir saya. Setelah semua isi bungkusan tertuang, alangkah shocknya saya melihat daging di dalam kuah tersebut. Potongannya lebih besar dari potongan daging rendang sodara-sodara! Ada 4 potong, kalau ditotal ada kalik 300 atau 400 gram gitu, aselik gede-gede banget…hahaha…

Karena isinya hanya daging dan kuah, saya menambahkan potongan kentang, wortel, dan buncis supaya tidak sepi dan lebih berwarna. Ternyata sop ini memang enak, dagingnya empuk, kuahnya gurih. Karena porsinya banyak, bisa untuk makan berdua. Jadi gak rugi bayar empat puluh ribu…hahaha

Menurut hasil review lebih enak makan di tempat, karena banyak pilihan lauk untuk teman makan sop daging ini. Dan yang paling penting bisa pesan 1/2 porsi. Saya pun bakal balik lagi kapan-kapan.

image

Lihatlah irisan daging yang super besar. Sayuran (wortel, kol, seledri) ditambahkan sendiri karena aslinya sepi, kuah bening aja. Di gambar ini disajikan dengan mangkuk besar.

Moral of the story: SOP Betawi, SOP KAKI Betawi, dan SOTO Betawi itu BEDA JAUH. Soto Betawi adalah soto/sop dengan kuah santan dan minyak samin dengan daging/jeroan sapi. Sop Kaki Betawi adalah sop dengan kuah santan dan minyak samin dengan daging/jeroan/kaki kambing. sedangkan Sop Betawi, atau biasa disebut dengan SOP DAGING adalah sop dengan kuah bening dan daging/iga/buntut sapi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s