Senja di Colosseum, Roma.

Karena hari sudah agak gelap, dari Vatikan rombongan bergegas menuju Colosseum kemudian dilanjutkan ke Trevi Fountain dan Spanish Steps. Tidak memerlukan waktu yang lama menuju Colosseum ini karena letaknya tepat di Rome city center (pusat kota).

Colosseum merupakan bangunan yang menjadi salah satu andalan tourist attraction di Rome. Dulunya sering digunakan untuk pertandingan gladiator, baik antar orang dengan orang, maupun orang dengan binatang, eksekusi para tahanan, dan juga dipergunakan sebagai tempat (gedung) pertunjukan. Konon Colosseum ini merupakan teater terbuka (open air) terbesar dan telah ditetapkan UNESCO ke dalam World Heritage Site dan menjadi salah satu New7Wonders of The World.

Begitu masuk ke kompleks Colosseum ini, kita disambut oleh pemandangan “Pintu Gerbang” besar dengan pagar besi disekelilingnya. Mungkin karena merupakan bangunan yang dilindungi, maka didirikanlah pagar untuk menghindari makin bertambahnya kerusakan. Dari “pintu gerbang” ini kita bisa langsung melihat kemegahan Colosseum yang ada di sebelah kanan dari pintu masuk kompleks. Bangunan ini nampak cantik saat senja tiba, karena disinari lampu-lampu yang terang. Saya serasa melihat lukisan yang indah.

Sayang sekali bangunan ini sudah banyak dipugar sana-sini, karena kerusakan yang terjadi karena kejadian-kejadian semacam gempa, hujan, dan lain-lain. Di kompleks ini, terutama di bagian luar Colosseum, banyak orang yang berpakaian ala-ala Roman Empire, seperti tentara Roma dan gladiator yang merupakan atraksi tersendiri dan lumayan untuk pandangan mata. Tetapi jangan salah, mereka bukan sedang melakukan theatrical act, melainkan segelintir orang yang sedang mencari nafkah. Ya, kita harus membayar sejumlah uang apabila hendak mengambil gambar atau berfoto bersama orang-orang tersebut. Yang penting halal…hahaha…

Waktu kami tidak banyak di Colosseum karena hari sudah gelap, akhirnya diputuskan oleh travel agent, Trevi Fountain dan Spanish Steps dibatalkan…huhuhu…

Semoga suatu saat saya bisa kembali ke sini dan mengunjungi tempat-tempat yang dibatalkan tersebut. Atau kamu mau mengajak saya ke sana?

Image

“Pintu Gerbang” besar dengan pagar besi disekelilingnya untuk melindungi supaya tetap terjaga keutuhannya/keasliannya dan tidak ada turis yang menginjakkan kaki langsung tepat di bangunan tua ini.

Image

Colosseum di saat senja.
Nampak jelas perbedaan antara bangunan asli dari susunan batu-batu yang dipahat di sebelah kiri dengan bangunan yang telah dipugar di sebelah kanan.

Advertisements

4 thoughts on “Senja di Colosseum, Roma.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s