Malam Mingguan Bersama Sate Taichan Senayan.

Apa sih Sate Taichan itu?

Sate Taichan adalah sate ayam yang dibakar tanpa bumbu yang disajikan dengan ditaburi garam, jeruk nipis, bersama kuah sambal merah. Bedanya dengan sate ayam biasa adalah di bumbu. Sate ayam menggunakan sambal kacang atau sambal kecap, sedangkan sate taichan dengan kuah sambal merah. Sebenernya sebelum tren sate taichan dimulai, sate seperti ini bisa dipesan di penjual sate ayam dengan sebutan sate putih atau sate polos.

Lalu kenapa sate taichan menjadi booming saat ini dan banyak ditemukan di semua penjuru kota? Entahlah. Mungkin mengikuti perkembangan pola hidup sehat yang akhir-akhir ini menjadi tren atau mengakomodir penggemar sate ayam yang tidak suka dengan bumbu kacang. Apalagi setau saya sate putih/sate polos ini sering dipesan oleh orang-orang yang sedang menjalani program diet. Mungkin loh ya…

Saya sendiri sudah mencoba berbagai macam dari yang tidak terkenal sampai ikut antrean yang di Senayan, dari yang disajikan di restoran milik selebgram ternama sampai yang lesehan. Dan ternyata dari segi rasa memang berbeda-beda, untuk harga tidak terlalu beda jauh, selisih harga per porsinya beda antara Rp1.000 – Rp5.000. Bahkan pernah mencoba sate taichan yang diatasnya dikasi lelehan keju mozarella di dekat rumah.

Diantara semua yang dicoba tersebut memang sate taichan yang di Senayan yang paling mantap kuah sambelnya. Asin dan pedasnya pas, terutama buat kamu penggemar makanan pedas. Buat kamu yang kurang suka makanan pedas, bisa memesan sate taichan dengan bumbu/kuah yang dipisah. Kalau dimakan tanpa sambal, rasanya hanya asin dan sedikit rasa asam dari jeruk pipis yang diperas di atasnya.

Nah sate taichan di daerah Senayan, Jakarta ini banyak sekali penjualnya. Saat ini lokasinya berada di sepanjang trotoar sebelum Hotel Mulia Senayan. Gerobak satenya ditandai dengan lampu warna-warni. Konon penjual pertama sate taichan ini adalah penjual dengan nama Bang Ocit dan Bang Amir. Lalu diikuti oleh gerobak lain sepanjang area tersebut. Malam itu, entah karena Malam Minggu atau karena faktor lain, yang terlihat paling ramai antreannya adalah lesehan di depan gerobak sate taichan Bang Ocit. Saking ramainya, pembeli diharuskan menulis nomor daftar antrean dan jumlah pesanan di dalam buku yang sudah disediakan. Setelah mengisi nomor antrean, pembeli dipersilahkan mencari tempat duduk dan apabila sudah jadi pesanannya akan dipanggil menggunakan speaker oleh petugas pelayanan. Antrean pembeli di Bang Ocit ini dibagi menjadi 2 (dua):

1. Untuk yang makan di tempat

2. Untuk pesanan yang dibawa pulang dan go-food

Untuk yang makan di tempat harus sedikit bersabar karena memang banyak yang memilih makan di tempat. Sementara untuk yang dibawa pulang dan go-food, antreannya tidak terlalu banyak.

Satu hal lagi yang unik pada sate taichan Senayan ini, jam bukanya adalah di atas jam 21.00 WIB. Kenapa begitu? Entahlah. Sementara sate taichan di daerah lain bisa dibeli kapan aja atau paling tidak sudah buka mulai sore sekitar jam 17.00 WIB.

Nah, apakah kamu punya sate taichan favorit di tempat lain? Silahkan ditambahkan di kolom komen. Salam sate! 🍢🍡🍡🍢

WhatsApp Image 2017-11-05 at 16.05.45

Sate Taichan Bang Ocit, Senayan, Jakarta.

WhatsApp Image 2017-11-05 at 16.08.41.jpeg

Semua meja penuh sesam setelah jam buka dimulai.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s