Singapura-Johor Baru Lebih Praktis Naik Kereta Api.

🎼🎤 Ya betul. Naik kereta api…tut…tut…tut…siapa hendak turut? 🎼🎤

Berapa Minggu lalu saya ke Singapur, berhubung belum pernah ke Johor Bahru. Maka saya memutuskan untuk ke sana. Karena letaknya hanya sepelemparan batu. Setelah googling sana-sini, akhirnya menemukan beberapa alternatif, yaitu:

1. Menggunakan bus (hanya bisa dari beberapa terminal tertentu yang telah ditetapkan).  Yang ternyata gak praktis sama sekali karena penumpang harus turun di check poin Singapura untuk melakukan proses cek paspor, kemudian melanjutkan perjalanan dengan bus lagi menuju cek poin Johor Bahru. Ya, proses cek paspor dilakukan 2 (dua kali) dengan antrean yang mengular pada saat weekend dan prosesnya bisa memakan waktu 2-4 jam sendiri.

2. Menggunakan taksi (warna kuning dan hanya bisa dari terminal taksi khusus cross border di Queen Street, Singapore) Taksi ini bisa sharing dengan orang lain maksimal 3 orang). Lebih praktis karena penumpang tidak harus turun dari taksi. Namun tetap bisa terjebak antrean panjang pada waktu weekend.

3. Mobil pribadi/carter mobil. Praktis, tapi mahal ya, bok!

4. Kereta api.

Poin 1 sampai 3 sudah banyak yang menulis dan menceritakan pengalamannya. Tulisan kali ini hanya akan membahas poin 4. Dan ternyata cara ini adalah yang paling praktis dan sering digunakan masyarakat lokal karena cuma perlu waktu 5 menit perjalanan dengan tiket seharga 5 SGD . I REPEAT, HANYA 5 MENIT, SODARA-SODARA. WOW KAN?!

Caranya adalah: kamu hanya perlu ke stasiun kereta api di Woodlands Train Checkpoint dan membeli ticket di sana. Namun ada baiknya tiket dibeli via online jauh hari sebelumnya di http://www.ktmb.com.my. Terutama kalau kamu berencana pergi dengan rombongan atau lebih dari 2 (dua) orang terutama saat weekend.

Ohiya, Woodlands Train Checkpoint tidak terintegrasi dengan MRT, sehingga dari Marsiling MRT Station, kamu harus melanjutkan perjalanan menggunakan bus/taksi/uber/grab atau bisa langsung menuju ke sana dari tempat kamu menginap.

Hari itu saya berencana pergi dan membeli tiket langsung di sana. Loket pembelian tiket ini adanya di lantai 1; dari main entrance langsung belok kanan. Ternyata sesampainya di sana tiket sudah terjual habis untuk semua jam perjalanan. Hiks. Sedih dong. Lalu memutar otak gimana caranya harus sampai Johor Bahru hari itu. Setelah tanya sana-sini ke orang-orang yang lewat (sayang sekali di Woodlands Train Checkpoint tidak ada information center, hanya ada loket cek in tiket, itupun hanya 1 loket yang dibuka dari 5 loket yang ada), ternyata untuk berpindah menggunakan taksi atau bus harus dari terminal-terminal khusus dan akan makan waktu lebih lama lagi. Btw, Uber/Grab gak bisa digunakan untuk perjalanan Singapura-Johor Bahru dan sebaliknya. Akhirnya balik lagi ke loket cek in, tadinya mau tanya, gimana caranya bisa ke Johor Bahru selain naik kereta dari Woodlands Train Checkpoint ini (karena untuk menuju dan dari stasiun ini bener-bener hanya bisa menggunakan taksi/uber/grab saja). Beruntung untuk perjalanan jam 10.00 ada 1 (satu) orang yang cancel, yay! Meskipun hanya tersedia tiket untuk one way saja. Setelah membayar tiket, petugas loket mengingatkan untuk masuk ke boarding room di lantai 2, 30 menit sebelum waktu perjalanan. Saya langsung menuju lantai 2, boarding room ini tidak ada tempat duduk dan hanya ada antrean panjang. Tepat 30 menit sebelum waktu keberangkatan, antrean dibuka, lalu kami dipersilahkan masuk untuk melakukan proses cek imigrasi terlebih dahulu. Cek imigrasi ini dilakukan 2 (dua) kali dari zona Singapura lalu dilanjutkan ke zona negara Malaysia yang dilakukan dalam 2 ruang yang berbeda. Antrean di imigrasi ini relatif cepat, karena loket dan petugasnya banyak. Setelah selesai proses imigrasi, barulah kami dipersilahkan masuk ke dalam kereta api. Kereta api ini tidak ada pilihan nomor tempat duduk, kalau beruntung bisa duduk, kalau tidak silahkan berdiri. Perjalanan menggunakan kereta sendiri hanya memerlukan waktu 5 menit untuk sampai ke Johor Bahru Sentral (stasiun kereta api Johor Bahru). Di JB Sentral fasilitasnya cukup lengkap, ada: atm, loket tourist pass untuk membeli tiket transportasi umum untuk turis dan paket data internet untuk handphone, ada klinik juga kalau mendadak kamu sakit, dan paling penting ada counter Information Centre. Jadi jangan khawatir tersesat di sana. Dari JB Sentral kamu bisa melanjutkan perjalanan menggunakan taksi/grab atau bus dari terminal bus yang letaknya bersebelahan dengan stasiun. Atau kalau sekedar pengen ke mall, kamu bisa ke seberang stasiun menggunakan pedestrian connecting bridge.

Pulangnya karena gak dapat tiket kereta, jadi terpaksa naik bus. Untuk kembali menuju Singapura dari Johor Bahru hanya bisa dilakukan melalui Stasiun Larkin Sentral. Selain bus, kamu juga bisa menggunakan taksi dari sana. Pilihan taksi ada 2: share taksi , warna kuning (bisa share dengan orang lain maksimal 3 orang dengan tujuan yang sama) dan private taksi, warna biru. Untuk share taksi tarifnya 25 SGD per orang. Sedangkan private taksi 100 SGD. Berhubung Hari Minggu, saat itu antrean taksi kuning cukup panjang dan tidak terlihat satu pun penvmpakan batang hidung si taksi, akhirnya memutuskan naik bus saja. Untuk menuju dan dari 2 lokasi beda negara ini sungguh tidak rekomen naik bus, karena prosesnya sangat panjang. Dari Larkin Sentral menuju Causeway Checkpoint Johor Bahru, harus turun dari bus dulu, lalu masuk ke dalam gedung imigrasi. Setelah selesai proses imigrasi, menuju parkir bus yang ada di basement. Lalu melanjutkan perjalanan menuju Woodlands check point Singapura, dan harus turun lagi dari bus, proses imigrasi, menuju parkir bus dan baru melanjutkan perjalanan ke tujuan di Singapura (stasiun MRT terdekat dengan Woodlands check poin Singapura adalah Kranji) atau kamu bisa langsung memilih bus dengan tujuan terdekat dengan lokasi penginapan. Proses imigrasi dilakukan 2 (dua) kali di 2 (dua) lokasi yang berbeda. Bedanya dengan kereta, proses imigrasi tetap dilakukan 2 (dua) kali namun lokasinya masih dalam satu gedung.

Jadi gimana, praktis kan dari dan ke Johor Bahru dan Singapura menggunakan kereta api? Kalau kamu punya pengalaman lain, silahkan share di kolom komen ya…

fjWDLANDS1604e_2x

Woodlands Train Checkpoint. foto: straitstimes.com

woodlandscheckpoint1

Antrean boarding room. foto: straitstimes.com

Woodlands_Train_Checkpoint-2.jpg

Keretanya semacam jadul. Foto: wikipedia

shuttle02010715.jpg

Di dalam kereta. Foto: straitstimes.com

JB_Sentral_sign_and_entrance.jpg

JB Sentral dengan pedestrian bridge-nya. Foto: wikipedia

Larkin_Bus_Terminal,_Johor_Bahru.jpg

Larkin Bus Terminal, Johor Bahru. Foto: wikimedia

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s