Satu Hari di Vatikan.

Dari mulai pesawat mendarat darurat, koper ketinggalan, acara awarding dinner, sampai akhirnya bisa menikmati Pompeii, dan jalan-jalan cantik di Capri, akhirnya malam itu kami bermalam di Napoli.

Setelah makan malam dengan menu lokal, pizza dan pasta, rombongan menuju hotel untuk beristirahat. Saya karena masih ingin menikmati suasana kota Napoli, memutuskan untuk jalan-jalan dan ditemani tour leader tentunya… Karena menurutnya kurang aman jalan di Napoli untuk seorang perempuan. Baiklah.

Keesokan paginya, kami check out menuju Roma untuk meneruskan program tour ke Vatican, Colloseum, Trevi Fountain, dan Spanish Step. Kali ini road trip, perjalanan panjang menggunakan bus pariwisata dengan 1 x coffee stop, untuk menikmati snack dan coffee di tengah perjalanan tersebut.

Sesampainya di Roma, makan siang dulu, untungnya kali ini dengan menu internasional karena makan di Hard Rock Cafe, bukan menu lokal. Baru setelah itu menuju ke Vatican yang wilayahnya memang masih berada dalam wilayah Roma meskipun lain pemerintahan.

Untuk masuk ke Vatican ini, bus rombongan turis harus parkir di tempat khusus, yang adanya di basement, semacam terminal bawah tanah yang luas. Waktu itu saya hanya melihat bus yang membawa group tour saja, tidak ada bus umum lain. Kalau menggunakan Rome City Tour Bus (semacam hop on hop off) atau transportasi umum bisa berhenti di halte/pemberhentian tertentu dan tidak perlu masuk ke basement parking.

Saat itu rombongan kami dipimpin oleh local guide yang berbahasa Inggris dan tour leader kami menjadi interpreter dalam bahasa Indonesia. Saya kadung terkesima sesampainya di St. Peter Square, sampai gak konsen si local guide ngomong apa…hahaha… Oh iya, di Vatican ini ada beberapa pilihan site yang bisa dikunjungi, ada yang berbayar (The Vatican Museum, Sistine Chapel, St. Peter’s Dome, The Vatican Garden) dan ada pula yang free (St. Peter’s Basilica dan St. Peter’s Square)

Sudah pada tau dong kalau Vatican ini merupakan Tahta Suci atau pusat gereja Katholik (The Holy Roman Catholic Church) di dunia? Batas (negara) Vatican ini dikelilingi oleh dinding-dinding tinggi dan besar. Di dalam Vatican ini kita tidak melulu hanya melihat artefak sejarah agama Katholik saja, tetapi kita juga akan menemukan banyak koleksi karya-karya seni dari seniman besar dunia seperti; Michelangelo, Raphael, Da Vinci, Caravaggio, dan lainnya. Sejak tahun 1984 Vatican ditetapkan menjadi salah satu UNESCO World Heritage Sites.

St. Peter’s Square

Tour dimulai dari St. Peter’s Square, disebut juga dengan Piazza San Pietro atau Forum Sancti Petri, yang berupa lapangan luas di depan (gereja) St. Peter’s Basilica, dimana biasanya para penganut agama Katholik berkumpul untuk mendengarkan Paus (pemimpin tertinggi agama Katholik) berkhotbah pada hari-hari tertentu. Di tengah-tengah piazza ini berdiri The Obelisk, semacam tugu/batu tinggi yang dibawa dari Mesir puluhan ribu tahun yang lalu. The Obelisk ini ‘diapit’ oleh 2 buah air mancur. Menurut bapak local guide kami, Piazza ini merupakan salah satu karya seni besar yang dirancang oleh seniman/arsitek dunia yaitu: Gian Lorenzo Bernini. Sedangkan air mancur dirancang berdua dengan Carlo Moderno.

Tips: Piazza ini sering kali penuh oleh turis dan konon banyak copet berkeliaran di area ini, jadi mesti hati-hati dengan barang bawaan kita.

St. Peter’s Basilica

Kubah/dome dari basilica ini dirancang oleh pembuat patung besar dunia, yaitu Michelangelo. Untuk masuk ke Basilica ini, kita harus melewati security check berupa pintu metal detector. Basilica ini sungguh besar dan luas dan terdiri dari banyak chapel. Di tengahnya terdapat sebuah mimbar besar dengan tinggi menjulang persis di bawah kubah. Kita bisa naik ke atas kubah (St. Peter’s Dome) dengan membayar sekitar €5 – €7 untuk melihat bagian dalam basilica dan pemandangan St. Peter’s Square dari atas. Di dalam basilica ini juga terdapat makam-makam Paus, bahkan beberapa ada di bawah altar pada chapel-chapel di dalam basilica yang diletakkan di dalam semacam peti kaca yang didalamnya adalah jasad yang telah diawetkan.

Tips: Diperbolehkan mengambil gambar/foto di dalam basilica tetapi penggunaan lampu flash tidak diperbolehkan. Apabila hasil foto kita kurang bagus karena minim cahaya, gambar berupa kartu pos dijual di toko-toko suvenir yang ada di sekitar museum.

Swiss Guard.

Swiss Guard adalah tentara bayaran Swiss yang dibayar sebagai pasukan yang bertanggung jawab dan menjaga keamanan Paus. Awalnya hanya sebagai personal bodyguard dari Paus Julius II, tetapi sampai saat ini pun penjagaan dari Swiss Guard masih diberlakukan. Konon menurut pak local guide, Swiss Guard dipilih karena telah teruji kesetiaannya terhadap Tahta Suci Vatikan dan para Paus-nya. Yang unik dari Swiss Guard ini adalah seragamnya yang berwarna-warni yang konon pula berasal dari era Renaissance

Vatican1

Gedung yang di belakang itu adalah St. Peter’s Basilica.
Jaraknya jauh banget jadi kelihatannya kecil.

Vatican3

The Colonnades, St. Peter’s Square (Piazza San Pietro)
Pilar-pilar besar yang mengelilingi St. Peter’s Square, ada 2 wing; wing kanan dan wing kiri

Vatican22

The fountain by Carlo Moderno, St, Peter’s Square.
Air mancur hasil karya seniman Carlo Moderno.
Pardon my lecek-ness ya, harap maklum perjalanan jauh dari Napoli langsung ke sini…

Vatican20

The Obelisk, St. Peter’s Square

Vatican6

Bronze Doors.
Pintu masuk ke Apostolic Palace, kompleks tempat tinggal Paus.
Selalu dijaga oleh Swiss Guard, karena tidak dibuka untuk umum.

Vatican8

Statue of St. Paul

Vatican25

Statue of St. Peter dengan background The Facade (gedung basilica) dan patung-patung diatasnya.

Vatican9

Body of Pope Innocentius XI
Ada di salah satu altar di dalam Basilica St. Peter.

Vatican12

Altar of the Chair of St. Peter
Salah satu altar terbesar di dalam basilica.
Berupa patung kursi tahta Santo Peter dengan 4 dokter gereja; 2 kiri dan 2 kanan.

Vatican15

Altar dengan mimbar besar dan tinggi menjulang yang berada tepat di bawah kubah St. Peter Basilica yang disebut Baldacchino

Vatican16

Daftar nama-nama Paus yang dikuburkan di dalam Basilica St. Peter.

Vatican17

Monumen Pius XII

Vatican18

Altar dengan mosaic the Virgin Immaculate
Menggambarkan Virgin Mary yang dikelilingi oleh para malaikat

Vatican21

Swiss Guard dengan seragam warna-warninya.

Vatican24

St. Peter’s Dome diatas The Facade (gedung St Peter Basilica) dan clock tower
difoto dari perbatasan pagar antara Roma dan Vatikan

Catatan:

1. Seperti kebanyakan tempat ibadah lain, berpakaian sopan adalah wajib hukumnya untuk mengunjungi Vatikan. Dilarang untuk memakai pakaian yang terlalu terbuka dan terlalu pendek.

2. Patung-patung, mosaik, lukisan, bahkan eksterior di dalam Vatikan ini hampir semuanya adalah karya dari para seniman dunia.

3. Ada batasan jam untuk mengunjungi Vatican, bahkan tidak dibuka untuk umum pada bulan/hari tertentu. Untuk lebih jadwal jelasnya mengenai jam buka bisa di lihat di sini: http://www.saintpetersbasilica.org/touristinfo.htm

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s